01 Juni 2009

sejarah Ponpes Bumi Damai Al Muhibbin


PP. Bumi Damai Al Muhibbin adalah salah satu unit dari Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang yang didirikan oleh KH. Moh. Djamaluddin Ahmad, beliau adalah salah satu menantu dari alm. KH. Abdul Fattah Hasyim, pendiri Madrasah Mu’allimin Mu’allimat Atas. Pada awalnya dengan bermodalkan sebidang tanah pemberian dari mertua, beliau membangun rumah yang cukup sederhana dan sebuah kamar di bagian depan.

Selang beberapa waktu mulai datang santri yang berkeinginan untuk ikut mengabdi pada beliau, dan lama kelamaan kamar tersebut tidak lagi cukup menampung para santri, untuk itu beliau membuat local kecil dengan ukuran 4 x 6 m2. Seiring dengan bertambah pesatnya jumlah santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum, semakin banyak pula santri yang nyantri pada KH.M. Djamaluddin Ahmad, dan dalam waktu singkat kamar yang ada tridak dapat mampu lagi menampung santri, untuk itu beliau membangun asrama dengan membuat dua lokal diatas rumah beliau dan satu lokal di lantai bawah, dan mulai saat itulah beliau memberi nama asrama ini dengan nama "Al Muhibbin".

Karena lokasi yang ada di lingkungan Pondok Induk Bahrul Ulum dirasa sempit sehingga tidak memungkinkan lagi untuk mengembangkan asrama guna menampung jumlah santri yang semakin lama semakin bertambah maka KH. M. Djamaluddin Ahmad beserta Ibu Nyai Hj. Churriyah mencoba mengembangkan Al Muhibbin dengan membeli sebidang tanah yang berada + 500 meter di sebelah selatan pondok Induk Bahrul ulum dengan luas + 1 hektar.

Pada tahun 1992 M dimulailah pembangunan pondok Pesantren Al Muhibbin di lokasi yang baru dengan mendirikan sebuah masjid dengan ukuran 25 x 25 m2 sembilan buah kamar untuk domisili para santri. Pada tahun 1994 M, tepatnya tanggal 28 Rojab 1415 H Al Muhibbin diresmikan dilokasi yang baru, dan diberi nama "Bumi Damai Al Muhibbin".